• Home
  • About
  • Daftar Isi
facebook twitter instagram Email

MASKASUM

Harimau Mati Meninggalkan Belang. Manusia mati meninggal kan?


2009. Di sebuah SMA Negeri di suatu kota, tersebutlah seorang wakil ketua OSIS yang tampan rupawan, cerdas, dan mempesona. Sebut saja Mr. X. Waktu itu SMA tersebut sedang menerima tugas dari pemerintah kecamatan untuk menjadi pasukan pengibar bendera karena sebentar lagi akan diadakan upacara peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia. Mr. X ditunjuk menjadi komandan paskibra karena dia yang mempunyai suara paling lantang diantara pengurus OSIS yang lain. Usut punya usut, ternyata suaranya lantang karena rumah Mr. X berada di pinggir sungai besar yang kalau bicaranya tidak lantang maka akan kalah dengan suara sungai itu. Jadi suara lantangnya memang dilatih langsung oleh alam.

Suatu pagi, setelah melakukan Latihan di lapangan yang akan digunakan untuk upacara, anak-anak Paskibra sedang istirahat. Di keempat sisi lapangan tersebut, ada jalan yang cukup lebar yang digunakan warga sekitar sebagai jalan menuju rumah-rumah warga. Disamping jalan itu, rumah-rumah warga berjejer lebih tinggi kurang lebih satu meter dari jalan itu.

Ketika Mr. X sedang beristirahat di emperan rumah warga, datanglah salah seorang cewek anggota Paskibra yang ingin ikut beristirahat di emperan rumah warga itu. Karena posisinya di jalan yang lebih rendah dari emperan rumah warga itu, maka gadis itu meminta tolong kepada Mr. X untuk meraih tangan gadis itu untuk dapat sama-sama beristirahat di emperan rumah warga tersebut. Kejadian itu adalah kali pertama Mr. X berkenalan dan memegang tangan gadis itu. Cerita selesai sampai disitu dan tidak ada sesuatu apapun yang terjadi disana. Hanya bincang-bincang ringan membahas keadaan birokrasi yang semrawut, poros ekonomi China dan Amerika, Organisasi elite global, Konspirasi Iluminati, proyeksi mereka tentang masa depan Indonesia di era 4.0, serta bahasan-bahasan ringan yang lain. Selesai sampai di situ. Dalam hati Mr.X pun tidak ada perasaan apapun. Hanya gumaman dalam hati. “Siapa sih cewek ini? Udah gendut, sedikit item, Tapi kok enak diajak ngobrol. Kayak ada inner beauty gitu”. Begitu gumam Mr. X dalam hati.

Siapa sangka pertemuan yang tidak direncanakan serta sekonyong-konyong itu akan menjadi cerita yang menyayat hati melebihi kisah Romeo dan Juliet? Siapa sangka hubungan mereka akan melebihi heroiknya perjuangan Jack untuk mendapatkan Rose? Siapa sangka hubungan mereka akan melebihi alaynya kisah Dilan dan Milea? Mari kita lanjutkan.

Singkat cerita, upacara pengibaran Bendera Merah Putih sukses dilaksanakan. Tiba saatnya untuk upacara penurunan bendera. Seperti digariskan Tuhan, Mr. X dan si gadis itu menjadi peserta upacara dan berdiri berdampingan. Saat itulah mulai timbul percakapan-percakapan alay tidak penting khas anak SMA. Yang kemudian berlanjut dengan bertukar nomer HP, nomer sepatu, nomer rumah, nomer celana, dan nomer-nomer yang lain. Kalau kalian sering lihat FTV, kurang lebih adegannya sama. Hanya pemerannya saja yang lebih tampan. Hehehe.

Dari situlah kisah cinta paling heroik, menyayat hati, alay, memalukan, mendebarkan, membahagian dimulai.  Kisah cinta yang kini telah membuahkan hasil dua makhluk yang sangat lucu. Kisah cinta yang telah mengiringi satu pemuda biasa menjadi seorang ayah yang lebih dari biasa. Kisah cinta yang mengiringi ganasnya kehidupan di negeri orang. Kisah cinta yang melewati ganasnya badai yang disebut badai “ekonomi”, kisah cinta yang telah melewati orang ketiga, keempat, dan orang-orang lainnya. Kisah cinta yang telah melahirkan jutaan tangis dan tawa. Kisah cinta dari manusia biasa. Kisah cinta aku dan istriku.

BERSAMBUNG ……………………………..

 

 

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Rasanya memang hanya rasa syukur kepada Allah yang patut saya ungkapkan ketika saya mengingat nikmat-nikmat yang Allah limpahkan di tahun-tahun belakangan ini. Bagaimana tidak, setelah anak pertama saya berumur kurang lebih 2,5 tahun, saya dipercaya kembali oleh Allah untuk punya anak lagi. Tidak seperti anak pertama yang direncanakan penuh perhitungan, anak kedua ini sama sekali tidak direncanakan. Tiba-tiba saja istri saya telat satu minggu dan ketika ditest -dengan test pack tentunya- ada 2 garis merah di test pack tersebut.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Suatu hari di dunia khayalan, seorang suami pulang kerumah setelah seharian bekerja. Dengan senyum merekah dia mengucapkan salam lalu masuk ke dalam rumah. Di dalam rumah, istri dan anaknya sudah menunggu dengan wajah yang cerah ceria. Dengan tergopoh-gopoh sang istri bersalaman dan mencium tangan suaminya dengan lembut. Sejurus kemudian dia melepaskan jaket sang suami seraya menawarkan kopi hangat untuk suaminya. Sambil menunggu kopi yang dibuatkan istrinya siap, sang suami membopong anaknya  yang sedari tadi memperhatikan kemesraan ayah dan ibunya seakan-akan dia menunggu kemesraan seperti yang ditunjukkan ayah dan ibunya. What a happy family.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Tulisan Terdahulu

Hy yang disana! Welcome

About Me

Selamat datang di warung sederhana saya. Happy reading

Medsos Saya

  • facebook
  • twitter
  • instagram

Paling Populer

    Every Shit Happen, But ….
    WONG JAWA ILANG JAWANE
    Inikah Kisah Cinta Paling Heboh Melebihi Dilan dan Milea? (Part 1)

Kategori

  • Absurd
  • Adventure
  • Curhat
  • Diary
  • Family
  • Horor
  • Inspirasi
  • Lucu
  • My Life
  • Pernikahan
  • Ramadhan

Tulisan Lainnya

  • ▼  2021 (11)
    • ▼  September (1)
      • TENTANG GADGET DAN ANAK KELAS 4 SD YANG LAGI WUDHU...
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Januari (8)
  • ►  2020 (8)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Mei (3)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2019 (15)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (8)
    • ►  Februari (3)

Hit

MASKASUM.COM BERDIRI SEJAK 2019. "CAPEK BANGET DONG" | Theme by MASKASUM.COM